Kenal Allah adalah mauNya

MAKRIFAT BERSEMESTA "PRABU ORMANK"

Kau bertanya, apakah untuk bisa kenal Allah itu harus maauk thorekoh, semisal thorekoh qodaiyah naqsabadiyah, torekoh tijaniyah atau lainnya??
Saya menjawab, TIDAK HARUS. Bahwa kenal Allah itu hakekatnya Allah yg kenal. Hal ini menunjukkan bahwa mulai dari terwujudnya nyataNya sampe berwujud manusia berjazat sebenarnyalah Allah sendiri yg hidup. Jika Allah yg hidup, maka apapun yg berkaitan dg kehidupan kita, sebenarnyalah bergantung sepenuhnya pada mauNya saja, termasuk KENAL ALLAH itu sendiri. Hanya saja, saat kita (manusia) terlahir ke dunia, kita seakan akan LUPA dg jati diri yg sebenarnya. Kita lupa kalau sebenarnyalah Allah yg hidup. Sehingga terjadilah PENGAKUAN sebagai diri sendiri yg hidup, ada juga sebagian dari kita yg tidak mengakui adanya Tuhan bahkan ada yg mengaku sebagai Tuhan. Itulah mauNya yg semaunya mewujudkan kuasaNya berupa wajah wajahNya. Awal kita mencari kebenaran sejati merupakan awal langkah petunjuk menggapai kebahagiaan yg sebenar benarnya bahagia. Kita sebenarnya ditarik untuk masuk merasakan kebahagian dari…

View original post 103 more words

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s